Sedihnya Nasib De Gea



Musim 2018-19 bisa jadi musim yang ingin dilupakan oleh kiper Manchester United, David de Gea. Setelah ddianggap menjadi kambing hitam kegagalan Manchester United, David de Gea kehilangan statusnya menjadi kiper nomor satu timnas Spanyol.

David de Gea dinilai sedang menduduki di titik terendah dalam karirnya. Penampilan buruk pada fase akhir musim 2018-19 dan masalah kontrak dengan Manchester United seakan mencoreng catatan apiknya pada beberapa musim terakhir.

David de Gea meminta bayaran yang tinggi di Manchester United dalam kontrak barunya. dia merasa menjadi pemain yang paling konsisten dan  berkontribusi positif dibanding Alexis Sanchez, yang berstatus menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di klub tersebut.

Kiper asal Spanyol itu merasa dia pantas untuk mendapatkan bayaran yang sama besar dengan Sanchez. Namun, permintaan de Gea ditolak oleh manajemen.

Hal itu berimbas terhadap penampilan de Gea bersama Manchester United. Dia menunjukkan penampilan yang menurun dan kerap melakukan blunder.

Hasilnya, Manchester United gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions dan gagal mengamankan tiket ke turnamen tersebut pada musim mendatang. Status de Gea berubah dari pahlawan menjadi pecundang di mata pengamat.

Kontrak Dengan Manchester United


Masalah kontrak tak kunjung rampung, de Gea harus menerima kenyataan kalau posisinya menjadi kiper utama Spanyol telah tergantikan. Pada tiga laga terakhir Spanyol, de Gea harus bisa menerima kenyataan kalau Kepa Arrizalabaga lah yang terpilih menjadi kiper utama. Hasilnya pun positif, karena Spanyol mencatatkan tiga kemenangan pada laga tersebut.

Asisten Luis Enrique, Roberto Moreno, mengakui kalau kondisi Kepa Arrizabalaga lebih baik dari David de Gea.

"Kami memiliki tiga kiper yang hebat. Namun, Kepa baru saja mengakhiri musim dengan hasil yang positif. Dia mengantarkan klubnya menjadi juara Liga Europa dan kami ingin memaksimalkan momentum tersebut," ujar Moreno.

Jika Kepa Arrizabalaga terus menunjukkan penampilan yang konsisten, de Gea harus bersedia menyerahkan jersey nomor punggung 1 yang menjadi kebanggaannya di timnas Spanyol.

Ironisnya, Kepa Arrizabalaga menerima pinangan Chelsea setelah berdiskusi dengan David de Gea. Arrizabalaga mengaku de Gea memberikan gambaran positif bagaimana atmosfer di Premier League, hal itu yang meyakinkannya untuk hijrah ke Chelsea dengan status menjadi kiper termahal di dunia.