Granit Xhaka Kehilangan Kepercayaan Dari Fans Arsenal


Granit Xhaka dipercaya sedang ada dalam tempat susah. Kapten Arsenal itu mungkin akan kesusahan memperoleh keyakinan fans The Gunners kembali. 

Akhir minggu lalu Xhaka tunjukkan sikap yang jelek saat Arsenal bermain seri 2-2 dengan Crystal Palace. Ia dinilai sebab bermain jelek, lalu ditarik keluar Unai Emery di set ke-2. 

Waktu berjalan ke luar lapangan berikut kejadian itu berlangsung. Fans Arsenal mencela Xhaka yang bermain jelek, tetapi gelandang Swiss ini malah memprovokasi publik Emirates Fase. 

Ia terlihat jengkel serta pada akhirnya melepas jersey sebelum masuk lorong stadion. Pasti Xhaka punyai pesan spesial melalui sikapnya itu. 

Harus Dikendalikan 

Jengkel, frustrasi, geram, pesepak bola semestinya biasa hadapi luapan emosi semacam itu. Permasalahannya, Xhaka tidak dapat meredam diri, malah melampiaskannya tanpa ada menghormati fans Arsenal. 

Sikap Xhaka ini dipandang telah tunjukkan kualitas ia yang sebetulnya. Analis Sky Sports, Charlie Nicholas yakin Xhaka tidak patut jadi pesepak bola. 

"Saya memikirkan ada di tempatnya saat ini tentu sangat terasa jelek. Rasa geram itu semestinya dapat dikendalikan. Bila Anda tidak dapat terima masukan, Anda bukan pesepak bola," tutur Nicholas pada Sky Sports. 

"Anda tidak bisa bermain di level top, memang benar Anda selalu dipuji, tetapi bukankah Anda berpikir jika pemain seperti Messi serta Ronaldo dinilai? Siapa juga pernah alami itu." 

Kemungkinana Tidak Mempunyai Kesempatan Untuk Di Percaya

Kehilangan suport fans salah satu pukulan paling besar buat pemain, sehebat apapun ia. Club bisa beli pemain, bisa bela, tetapi selanjutnya suara fans yang benar-benar punya pengaruh. 

"Ia sebagai wakil Arsenal jadi kapten serta saya anggap sikapnya ini tidak dapat diterima, ia merasakan sebesar nama club," lanjut Nicholas. 

"Sikapnya kasar serta saya anggap ia tidak punyai hari esok di club," ujarnya.