Kondisi dibalik monitor Manchester United sekarang makin keruh. Beritanya, beberapa pemain senior telah berhenti dengarkan pengucapan dari sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.
Seperti yang didapati, Manchester United sedang jalani saat-saat kelam di waktu kepelatihan Solskjaer. Mereka baru mendapatkan dua kemenangan dari delapan pertandingan yang sudah dilewati di arena Premier League.
Kemenangan terakhir kalinya berlangsung pada tengah bulan September lalu saat hadapi Leicester City. Itu juga dicapai dengan sulit payah. Manchester United menang dengan score tipis 1-0.
Akhirnya, the Red Devils juga sekarang terdampar di rangking 12 klassemen sesaat Premier League. Bila kembali memetik kekalahan, mereka terancam terjun bebas sampai ke zone kemunduran.
Scroll ke bawah untuk membaca info sedetailnya.
Pemain Senior Tidak Yakin
Runtutan hasil negatif itu membuat tekanan yang minta club mengeluarkan Solskjaer bergema semakin kencang. Tagar #OleOut juga telah mulai disuarakan di beberapa sosial media.
Solskjaer juga bukanlah tidak berusaha membalikkan keadaan. The Sun memberikan laporan jika pria asal Norwegia itu sudah coba semua langkah untuk menghidupkan motivasi beberapa pemainnya.
Tetapi usahanya tidak memberi hasil seperti keinginan. Dari laporan yang sama, didapati jika beberapa pemain senior Manchester United tidak dengarkan pengucapan bekas nahkoda Molde itu.
Pakai Strategi 'Hairdryer'
Solskjaer diberitakan sedang coba strategi 'hairdryer' yang pernah diaplikasikan oleh pelatihnya dahulu saat dengan status jadi pemain, Sir Alex Ferguson. Strategi tersebut tidak berhasil sebab pemain bingung dengan gagasan Solskjaer.
Team-team lawan diberitakan sudah tahu pola serbuan balik yang diaplikasikan olehnya. Tetapi dalam beberapa peluang, Solskjaer diadukan menuduh pemainnnya salah sebab tidak ikuti strateginya.
Dia serta disebutkan seringkali melabrak habis anak asuhannya di ruangan ubah selesai laga. Meskipun dianya sering bela beberapa pemain waktu menjumpai media.

