Rasisme bukan permasalahan baru di arena sepak bola Italia. Baru saja ini, striker Inter Milan, Romelu Lukaku, mendapatkan teriakan bersuara monyet saat akan ambil penalti dalam pertandingan menantang Cagliari.
Untuk menahan rasisme, Serie A janji untuk meluncurkan gambar tiga monyet karya artis Italia, Simone Fugazzotto. Tetapi, ini dipandang bukan jalan keluar atau malah justru meningkatkan permasalahan.
Dua club raksasa Italia, AS Roma serta AC Milan, sudah melayangkan masukan atas lukisan itu. Menurut mereka, lukisan itu tidak peka serta tidak akan kurangi rasisme.
"AS Roma benar-benar kaget dengan apa yang kelihatan seperti kampanye anti rasisme dari Serie A dengan tampilkan gambar monyet di sosial media. Kami memahami liga ingin mengakhiri rasisme, tetapi kami tidak yakin ini langkah yang pas untuk mengerjakannya," bunyi peryataan Giallorossi yang dituangkan di account twitter sah club.
Hal seirama diutarakan AC Milan. Rossoneri memandang faksi Serie A tidak lakukan komunikasi dengan faksi berkaitan sebelum mengeluarkan kampanye itu.
"Seni menjadi sangat kuat, tetapi kami benar-benar tidak sepakat dengan pemakaian monyet jadi gambar yang dipakai untuk menantang rasisme. Diluar itu, kami kaget dengan nihilnya komunikasi dalam soal ini," bunyi pengakuan akun Twitter sah Milan.
Karena jumlahnya kritik pada kampanye itu, Serie A sudah meniadakan uploadnya yang sempat tampil di instagram. Sampai tulisan ini turun, faksi Serie A belum memberi pengakuan selanjutnya mengenai kampanye yang mendapatkan kritik itu.


