
Leicester City akan bentrokan dengan Liverpool pada kelanjutan Liga Primer Inggris bertopik Boxing Day, Jumat 27 Desember pagi hari WIB. Pertandingan ini perkiraan seru sebab keduanya saling team papan atas.
Liverpool sedang memuncaki klassemen dengan jarak 10 point dengan Leicester yang ada di bawahnya. Pasti masih begitu jauh untuk memburu Liverpool, tetapi Leicester sedang ditempel Manchester City dengan beda 1 point.
Perolehan tiga point harus dicapai beberapa anak asuh Brendan Rodgers untuk menjauh dari City serta memotong jarak dengan Liverpool. Tetapi, harapan itu dipercaya tidak gampang sebab The Foxes dapat dibuktikan jarang-jarang menang dari Liverpool.
Terhitung dalam lima pertemuan paling akhir mereka, Leicester tetap tidak berhasil menang serta perolehan terbaik cuma meredam seimbang dengan score 1-1. Tetapi menariknya, Leicester tetap dapat memberi perlawanan.
Tidak ada score besar waktu Liverpool menaklukkan Leicester pada empat laga awalnya. Perlawanan yang diberi Leicester, memaksakan Liverpool tetap menang dengan score tipis atau cuma berbeda satu gol.
Musim ini, Leicester sukses tunjukkan keperkasaan dengan mengantongi 12 kemenangan, 3 seri serta 3 kalah. Tetapi, satu diantara hasil negatif kekalahannya terbentuk selesai berkunjung Stadion Anfield (2-1) pada Oktober kemarin.
Dengan di atas kertas, Liverpool memang lebih superior daripada Leicester. Tetapi perlawanan yang diberi tetap mengundang perhatian. Terutamanya melalui beberapa serangan yang dilancarkan penyerang tunggal Jamie Vardy.
Vardy masih tajam setelah Leicester merampas gelar Liga Primer Inggris 2015--2016. Ia sedang jadi top skor musim ini dengan koleksi 17 gol serta cuma perlu tiga gol untuk cetak rekor 100 gol di Liga Primer Inggris.
Sayangnya, Leicester seperti begitu memercayakan Vardy sebab koleksi golnya berbeda jauh dengan rekan-rekan segrupnya. Keadaan itu berlainan dengan Liverpool yang memiliki tiga striker haus gol, yaitu trio Roberto Firmino, Mohamed Salah serta Sadion Mane.
Melalui ketiganya, Liverpool telah mengumpulkan 22 gol di Liga Primer Inggris musim ini. Salah memberi 9 gol, Mane 9 gol serta Firmino 4 gol. Jumlahnya itu belum ditambah lagi andil 'super subs' Divock Origi yang persembahkan 3 gol.
Tidak hanya beberapa pemain yang lebih produktif, Liverpool pasti akan diuntungkan dengan status mereka jadi juara baru Piala Dunia Antarklub yang dicapai sesudah mengalahkan Flamengo 1-0 pada kemarin. Dengan demikian, semangat berlaga beberapa pemainnya akan terangkat serta performnya juga lebi yakin diri.
Di lain sisi, pertandingan paling akhir Leicester justru berbuntut dengan kekalahan 1-3 dari Manchester City di akhir minggu kemarin. Hasil negatif ini membuat Leicester semakin kesusahan memburu Liverpool serta hampir turun dari tempat dua klassemen sesaat.
Berikut statistik Leicester City versus Liverpool:
Prediksi Formasi Pemain
Leicester City (4-5-1): Schmeichel; Chilwell, Soyuncu, Evans, Pereira; Barnes, Maddison, Ndidi, Tielemans, Perez; Vardy.
Liverpool (4-3-3): Alisson; Alexander-Arnold, Gomez, Dijk, Robertson; Milner, Henderson, Keita; Salah, Firmino, Mane.
Liverpool (4-3-3): Alisson; Alexander-Arnold, Gomez, Dijk, Robertson; Milner, Henderson, Keita; Salah, Firmino, Mane.
Pemain Absen
Leicester City: Matty James, Harvey Barnes
Liverpool: Alex Oxlade-Chamberlain, Nathaniel Clyne, Joel Matip, Fabinho, Dejan Lovren, Giorginio Wijnaldum
Head to Head
05/10/19: Liverpool 2 - 1 Leicester City
31/01/19: Liverpool 1 - 1 Leicester City
01/09/18:Leicester City 1 - 2 Liverpool
30/12/17:Liverpool2 - 1 Leicester City
23/09/17:Leicester City 2 - 3 Liverpool
