Manajemen PSS Sleman akan menghadapi peluang kehilangan pelatih
Seto Nurdiantoro. Pelatih berlisensi AFC Pro ini tengah santer dirumorkan jadi asisten Shin Tae-yong di Team Nasional Indonesia.
Plt Manager PSS Sleman, Muhammad Eksan, mengerti faksinya mulai pikirkan bebagai pilihan untuk jalan PSS melalui Liga 1 2020. Walau, belumlah ada kejelasan Seto akan merapat ke Tim nasional.
"Bila memang demikian (Seto ke Tim nasional), kami harus mencari alternatif. Calon alternatif harus mengerti keadaan serta ciri-ciri permainan PSS," kata Eksan dihubungi Sabtu, 4 Januari 2020.
Eksan belum tahu figur arsitek PSS tidak hanya Seto. Lebih, Seto adalah figur yang mengetahui benar keadaan serta ciri-ciri permanan PSS. Di lain sisi, Seto legenda hidup Super Elang Jawa, panggilan PSS.
"Coach Seto masih umrah di tanah suci. Kami masih menanti kehadirannya dari tanah suci," katanya.
Dihubungi melalui pesan singkat, Seto mengatakan jalani umrah tanggal 1 sampai 10 Januari 2020. Seto juga belum dapat pastikan waktu depannya.
"Jika bertahan di PSS maunya ingin lebih baik. Bila kelak ke Tim nasional, saya berharap dapat banyak menolong negara dan bangsa," kata Seto.
Perkataan selamat pada Seto yang akan jadi asisten di Tim nasional Indonesia dikatakan pelatih Madura United sekaligus juga bekas pelatih Tim nasional Indonesia, Rahmad Darmawan (RD), melalui account instagram pribadi pada 31 Desember 2019. RD sempat mengupload photo dianya bersama dengan Seto.
Dalam info itu, RD akui mengidolakan Seto waktu pelatihan kepelatihan lisensi AFC Pro. Dia lalu memberi dukungan Seto jadi asisten Shin Tae-yong. Seto malas memberi komentar masalah itu. Tetapi, dia mengatakan jadi sisi dari Tim nasional Indonesia akan me jadi kebanggaan.
"Semua tentu memiliki arah ingin masuk Tim nasional, bukan sekedar pemain, dan juga pelatih. Bisa menjadi satu kebanggaan serta kehormatan bila dapat ke Tim nasional," katanya.